Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tamiang bergerak cepat melakukan penanganan arsip penting pasca banjir yang melanda wilayah tersebut. Sejumlah pegawai tampak bahu-membahu melakukan penyelamatan dan pemulihan arsip pertanahan yang terdampak genangan air, guna mencegah kerusakan lebih lanjut terhadap dokumen negara yang bernilai vital.

Proses penanganan dilakukan secara bertahap dan sistematis. Arsip-arsip yang terendam banjir terlebih dahulu dipindahkan ke area yang aman, kemudian dibersihkan dari lumpur dan kotoran menggunakan air bersih dengan metode yang disesuaikan standar kearsipan. Petugas menggunakan sarung tangan dan peralatan pendukung untuk memastikan penanganan dilakukan secara hati-hati serta meminimalkan risiko kerusakan fisik pada dokumen.

Setelah tahap pembersihan, arsip selanjutnya dikeringkan secara alami dan diklasifikasikan berdasarkan tingkat kerusakan. Dokumen yang masih dapat diselamatkan akan menjalani proses pemulihan lanjutan, sementara arsip dengan kondisi rusak berat didata untuk dilakukan penanganan khusus sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tamiang menegaskan bahwa langkah cepat ini merupakan bentuk komitmen dalam menjaga keamanan arsip pertanahan sebagai aset penting negara dan sumber data pelayanan kepada masyarakat. Upaya pemulihan arsip juga menjadi bagian dari mitigasi risiko bencana agar pelayanan pertanahan tetap berjalan optimal meskipun di tengah kondisi darurat.

Melalui kerja sama dan koordinasi seluruh jajaran, Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tamiang berharap proses penyelamatan arsip pasca banjir dapat berjalan maksimal serta menjadi pembelajaran dalam memperkuat sistem perlindungan arsip dari ancaman bencana di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Berita Tamiang

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca