Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tamiang tengah mempersiapkan penerbitan sebuah buku dokumentasi berjudul “Jejak Pengabdian: Dari Garis Depan Pemulihan Pertanahan Pascabencana”. Buku ini disusun sebagai bentuk rekam jejak perjalanan, dedikasi, serta kolaborasi seluruh jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tamiang dalam mendukung percepatan pemulihan pertanahan pascabencana banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang.

Melalui sampul yang menampilkan berbagai potret kegiatan di lapangan, buku ini menggambarkan perjalanan panjang mulai dari masa pra bencana, penanganan pada fase tanggap darurat, hingga memasuki tahapan pemulihan. Setiap gambar yang ditampilkan merepresentasikan semangat pengabdian para pegawai, pemerintah daerah, relawan, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan yang bersama-sama bekerja tanpa mengenal waktu demi memastikan pelayanan pertanahan tetap berjalan.

Buku “Jejak Pengabdian” tidak hanya berisi dokumentasi kegiatan, tetapi juga akan mengulas proses penanganan administrasi pertanahan pascabencana, strategi percepatan pelayanan kepada masyarakat terdampak, koordinasi lintas sektor, serta berbagai tantangan dan solusi yang ditempuh selama proses pemulihan berlangsung. Selain itu, buku ini akan memuat kisah-kisah inspiratif para petugas yang terjun langsung ke lokasi terdampak sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Penerbitan buku ini diharapkan menjadi media pembelajaran sekaligus dokumentasi sejarah bagi Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, pemerintah daerah, maupun masyarakat luas mengenai pentingnya sinergi dalam penyelenggaraan pelayanan pertanahan pada situasi bencana. Pengalaman yang terdokumentasi di dalamnya diharapkan dapat menjadi referensi dalam penanganan kejadian serupa di masa mendatang.

Melalui “Jejak Pengabdian: Dari Garis Depan Pemulihan Pertanahan Pascabencana”, Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tamiang ingin menghadirkan sebuah karya yang tidak hanya merekam peristiwa, tetapi juga mengabadikan nilai-nilai kemanusiaan, dedikasi, profesionalisme, dan semangat melayani yang menjadi landasan setiap langkah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sejalan dengan motto “Melayani, Profesional, Terpercaya,” buku ini menjadi simbol komitmen Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tamiang untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung pemulihan pascabencana dan mewujudkan pelayanan pertanahan yang semakin berkualitas, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Berita Tamiang

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca