
Aceh Tamiang, 23 Juli 2026 – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melakukan kunjungan kerja sekaligus peninjauan langsung ke Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tamiang pada Kamis (23/07/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan percepatan pemulihan layanan pertanahan serta penyelesaian berbagai program strategis pascabencana yang tengah dilaksanakan di Kabupaten Aceh Tamiang.
Dalam kunjungannya, Menteri ATR/BPN meninjau secara langsung kondisi operasional Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tamiang serta memperoleh paparan mengenai perkembangan pemulihan layanan, percepatan sertipikasi aset, pelaksanaan transformasi layanan pertanahan berbasis elektronik, hingga progres penyediaan lahan dan sertipikasi Hunian Tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak bencana.
Menteri ATR/BPN juga memberikan arahan kepada seluruh jajaran agar tetap menjaga semangat, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta mempercepat penyelesaian program-program prioritas Kementerian ATR/BPN. Beliau menegaskan bahwa pelayanan pertanahan harus tetap berjalan secara optimal, akuntabel, dan memberikan kepastian hukum, meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan pascabencana.
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tamiang bersama seluruh jajaran menyampaikan berbagai langkah yang telah dilakukan dalam percepatan pemulihan layanan, termasuk digitalisasi data pertanahan, percepatan sertipikasi aset pemerintah, penyelesaian program PTSL, serta dukungan terhadap pembangunan Hunian Tetap bagi masyarakat terdampak banjir.
Kunjungan Menteri ATR/BPN ini menjadi bentuk perhatian dan dukungan langsung pemerintah pusat terhadap proses pemulihan di Kabupaten Aceh Tamiang. Diharapkan, arahan yang disampaikan dapat semakin memperkuat komitmen seluruh jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tamiang dalam menghadirkan pelayanan pertanahan yang profesional, modern, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, sekaligus mempercepat terwujudnya kepastian hukum atas tanah sebagai bagian dari
